Kenangan Terindah Dalam Hidupku (Dedicated To My Father)

Kenangan Terindah Dalam Hidupku (Dedicated To My Father)

Kamu tidak akan pernah tahu kapan kamu sedang menciptakan kenangan.
(Rickie Lee Jones)

Aku terlahir di dunia ini tanpa merasakan kasih sayang dari kedua orang tuaku. Sejak aku masih di kandungan ibuku, ayah dan ibu selalu bertengkar. Dan akhirnya mereka berpisah sebelum aku dilahirkan. Hingga kemudian ayah menitipkan aku kepada bibiku, sejak usiaku belum genap 2 bulan.
Namun dibalik peristiwa itu, aku masih sempat merasakan saat saat bersama seorang ayah.

Waktu itu, aku berumur 6 tahun dan tinggal bersama bibiku, saudara perempuan dari ayahku. Siang itu, ayah datang ke rumah. Seperti biasa, sepulang dari sekolah, bibi mewajibkanku menyelesaikan tugas tugas yang diberikan dari sekolah. Dan setelah menyelesaikan tugas tugas tersebut, aku pun menemui ayah. Kulihat dia sedang sibuk mengerjakan sesuatu. Dan dia melarangku untuk mendekatinya. Nanti kotor, katanya. Entah, aku pun tidak tahu apa yang sedang dia buat pada siang itu.

Dan saat dia telah menyelesaikan apa yang dia buat tadi, dia memanggilku. Dia menunjukkan kepadaku, sebuah replika mobil truk yang terbuat dari kayu. Dan dia memberikannya padaku. Dengan perasaan sangat senang, aku menerimanya.

Sungguh tak terbayangkan olehku. Ayahku yang selama ini selalu bersikap dingin kepadaku, mau memberikan sedikit waktu dan tenaganya untuk membuatkan mainan kepada anaknya.

Ya, dia memang seorang pemabuk, penjudi, dan bahkan sering keluar masuk penjara akibat tidak bisa menahan emosinya kepada orang lain. Namun dibalik semua sifat buruknya itu, di dalam dirinya masih tersimpan rasa cinta terhadap anaknya. Sebuah kenangan terindah yang tidak akan pernah terlupakan. Sebuah replika mobil truk yang terbuat dari kayu, namun nilainya lebih berharga dibandingkan emas atau perak sekalipun.

Tiga tahun kemudian, saat aku menetap di Medan bersama nenek. Aku mendapat kabar, bahwa ayah telah meninggal dunia. Diakibatkan suatu peristiwa yang sungguh menggores hatiku, namun tak dapat kuceritakan disini.

Aku mempunyai kehidupan yang penuh dengan berbagai macam pengalaman. Tetapi satu satunya kenangan yang paling abadi adalah ketika ayah memberikanku sebuah replika mobil truk yang dibuat dengan tangannya sendiri.
Juneri Sitohang
Bookmark and Share
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: